Magang

PELAKSANAAN MAGANG

A. Pola dan Bentuk Magang

Kegiatan magang yang dilaksanakan oleh PPM UMY terdiri dari dua pola sebagai berikut.:

  1. Magang di lembaga perbankan. Mahasiswa yang memilih pola ini melakukan magang di lembaga perbankan yang telah ditunjuk oleh PPM, dengan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pihak perbankan yang digunakan sebagai tempat magang. Bentuk program memiliki sasaran menyiapkan practical skills dan kompetensi mahasiswa di bidang perbankan.
    Bentuk magang di lembaga perbankan lebih mengarah pada experiental learning, yaitu mahasiswa memperoleh pengetahuan tentang praktik bisnis perbankan.
  2. Magang di Bursa Efek Indonesia (BEI) UMY bekerja sama dengan perusahaan sekuritas First Asia. Mahasiswa akan diberi kesempatan dan di didik menjadi investor sekaligus pendamping investor di BEI.
  3. Pendampingan pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Mahasiswa yang memilih pola ini melakukan pendampingan dan solusi permasalahan usaha dalam rangka membantu melakukan inovasi bisnis, memajukan perusahaan lewat perbaikan di bidang operasi, keuangan, pemasaran maupun sumber daya manusia. Metode experiental learning dilakukan melalui identifikasi permasalahan usaha, analisis, dan pengembangan program dan kegiatan.
  4. Magang pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan perusahaan besar. Mahasiswa yang memilih pola ini menjalankan tugas-tugas yang diberikan oleh perusahaan dengan tujuan untuk memahami, mengaplikasikan operasionalisasi perusahaan baik secara teknis maupun manajerial, dengan harapan mahasiswa memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman jika akan mendirikan usaha yang sejenis.
  5. Magang di instansi atau organisasi nirlaba. Magang di instansi atau organisasi nirlaba dilakukan mahasiswa dengan melaksanakan program yang membantu permasalahan atau pengambilan keputusan di instansi/organisasi tempat magang.

B. Persyaratan Peserta Magang

  1. Mahasiswa yang mengikuti program magang harus memenuhi syarat sebagai berikut:
  2. Minimal telah menempuh 110 SKS
  3. Tidak sedang mengambil mata kuliah
  4. Telah melakukan Key in Magang
  5. Minimal 2 (dua) mahasiswa dalam satu tempat magang
  6. Melakukan survey kuota tempat magang ke instansi, UMKM, dan perusahaan yang dikehendaki

C. Penetapan Lokasi Magang

  1. Lokasi magang dipilih oleh mahasiswa setelah memperoleh persetujuan dari PPM UMY berdasar evaluasi kelayakan. Lokasi magang ditentukan di wilayah DIY dengan mempertimbangkan teknis. Magang di luar DIY hanya diperbolehkan pada instansi tertentu seperti Pertamina, PLN, TELKOM dan sebagainya dengan persetujuan khusus PPM.
  2. Lokasi magang dapat ditetapkan oleh PPM sesuai tema yang sedang diprogramkan oleh PPM UMY

D. Penetapan Pendamping

Mahasiswa dalam pelaksanaannya didampingi oleh seorang Dosen Pendamping yang ditetapkan oleh PPM untuk mengarahkan ketercapaian rencana program yang telah disusun.

E. Tugas Dosen Pendamping

1. Persiapan/mendengarkan presentasi proposal mahasiswa
a. Mengevaluasi kelayakan program yang akan dilaksanakan yang tertuang dalam proposal
b. Memberikan masukan untuk perbaikan proposal
2. Pelaksanaan
a. Mengunjungi lokasi magang satu kali untuk serah terima mahasiswa magang kepada instansi dan meninjau mahasiswa yang sedang magang.
b. Mendampingi pelaksanaan program
c. Mendampingi pelaksanaan progress report dengan memberikan masukan serta evaluasi kepada mahasiswa yang dibimbing saat
mahasiswa bimbingan seminggu sekali atau berdasarkan jadwal rutin yang diberikan oleh dosen pendamping.
3. Laporan
Membimbing penyusunan laporan akhir magang. Penilaian dari pembimbing magang berdasarkan waktu yang di tentukan oleh dosen pendamping lapangan.
4. Penilaian
Dosen pendamping memberikan penilaian berdasarkan form yang sudah disediakan oleh PPM sekaligus mengkompilasi dengan penilaian yang diberikan oleh perusahaan sehingga menghasilkan nilai akhir.

F. Etika Pelaksanaan Magang

Peserta magang harus mentaati etika pelaksanaan magang sebagai berikut:
1. Memenuhi peraturan magang yang diatur oleh PPM
2. Mengikuti pembekalan yang diselenggarakan oleh PPM
3. Mentaati aturan yang berlaku di lembaga tempat magang
4. Berpakaian rapi (tidak berkaos dan bersandal), menyesuaikan dengan ketentuan dari lembaga tempat magang.
5. Bersikap sopan dan menjaga nama baik UMY
6. Peserta perempuan wajib memakai jilbab.
7. Mengisi form laporan harian dan mingguan (lampiran 2.
8. Menyusun laporan mingguan yang disampaikan ke Dosen Pendamping dan melakukan bimbingan seminggu sekali atau berdasarkan jadwal rutin yang diberikan oleh dosen pendamping.
9. Menyusun laporan akhir yang harus diselesaikan dengan persetujuan dosen pendamping paling lambat 2 minggu setelah magang berakhir.

G. Waktu Pelaksanaan

Program MAGANG mempunyai bobot 2 SKS, dilaksanakandangan waktu efektif.

  1. Persiapan, terdiri dari pembekalan, penyusunan proposal, presentasi proposal, dan penyempurnaan proposal
  2. Pelaksanaan, 250 jam, minimal 5 jam/hari maksimal 8 jam/hari kerja dengan proses bimbingan dan pelaporan 1 minggu sekali atau dengan kesepakatan dosen pendamping.
  3. Pelaporan Akhir, maksimal pengumpulan laporan 2 minggu setelah magang berakhir.