Laboratorium Manjemen merupakan sarana dan fasilitas pendukung proses belajar mengajar Program Studi Manajemen. Fungsi utama keberadaan Laboratorium Manajemen adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa melalui kegiatan praktikum, seperti diskusi kelompok, role playing, simulasi, dan pelatihan. Salah satu kegiatan yang di diselenggarakan adalah pelatihan. Laboratorium Manajemen selaku fasilitator mengadakan pelatihan antara lain, pelatihan regresi, pelatihan intervening pelatihan amos dan pelatihan PLS. Pelatihan di buka pendaftaran di Laboratorium manajemen setiap hari kerja dari pukul 08.00 Wib sampai pukul 15.00 Wib, jika kuota telah terpenuhi maka pendaftaran akan di tutup. Setiap peserta yang mendaftar membayar biaya pendaftaran sebesar Rp.40.000 / pelatihan, dengan fasilitas: materi, program SPSS/ AMOS, makan siang dan sertifikat pelatihan.

Berikut rangkain pelatihan yang diadakan Laboratorium Manajemen :
PELATIHAN REGRESI :
Regresi adalah suatu metode analisis statistik yang digunakan untuk melihat pengaruh antara dua atau lebih variabel. Hubungan variabel tersebut bersifat fungsional yang diwujudkan dalam suatu model matematis. Regresi merupakan suatu alat ukur yang juga dapat digunakan untuk mengukur ada atau tidaknya korelasi antarvariabel. Jika kita memiliki dua buah variabel atau lebih maka sudah selayaknya apabila kita ingin mempelajari bagaimana variabel-variabel itu berhubungan atau dapat diramalkan.
Pelatihan regresi diadakan pada tanggal 20 Oktober 2015, bertempat di ruang SLC, dengan jumlah peserta 20 orang, dan pematerinya adalah Ibu Fajarwati,SE.,Msi. Dalam pelatihannya materi yang disampaikan antara lain, uji validitas dan realibilitas, analisis regresi sederhana, analisis regresi berganda, dan uji asumsi klasik yang menggunakan program SPSS. Pelatihan yang di laksanakan selama 3 jam dari pukul 10.00 Wib sampai pukul 12.00 Wib, ini diharapkan dapat membantu mahasiswa terutama mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun Skripsi.

PELATIHAN MODERASI:
Moderasi ialah sebuah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel independen dengan dependen dapat juga diartikan variabel ini dapat memperlemah dan memperkuat hubungan antar variabel (variabel moderator), tetapi tidak dapat diukur & diamati. Variabel moderasi sebagai variabel yang memperkuat atau memperlemah sebuah hubungan variabel dalam sebuah penelitian, sering kali dialami oleh para mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir, yang mempunyai judul skripsi yang berhubungan dengan variabel moderasi.
Pelatihan moderasi diadakan pada tanggal 04 Januari 2016, bertempat di ruang Laboratorium IT, dengan jumlah peserta 10 orang, dan pematerinya adalah Bapak Wihandaru,SE.,Msi. Dalam pelatihannya materi yang disampaikan antara lain, multiple regression analysis (MRA), absolur residual, residual dan materi yang menyangkut moderasi, yang menggunakan program SPSS. Pelatihan yang di laksanakan selama 3 jam dari pukul 13.00 Wib sampai pukul 15.00 Wib, ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam mengusai materi tentang moderasi dan dapat mengidentifikasi apakah moderasi memperlemah atau memperkuat sebuah penelitian.

PELATIHAN AMOS :
Amos merupakan kependekan dari Analisis of Moment Structures yang digunakan sebagai pendekatan umum analisis data dalam Model Persamaan Struktural (Structural Equation Model) atau yang dikenal dengan SEM. SEM dikenal juga sebagai Analysis of Covariance Structures atau disebut juga model sebab akibat (causal modeling) Dengan menggunakan Amos maka perhitungan rumit dalam SEM akan jauh lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan menggunakan perangkat lunak lainnya. Lebih lagi penggunaan Amos akan mempercepat dalam membuat spesifikasi, melihat serta melakukan modifikasi model secara grafik dengan menggunakan tool yang sederhana.
Pelatihan Amos diadakan pada tanggal 06 November 2015, bertempat di ruang Mini Bank , dengan jumlah peserta 20 orang, dan pematerinya adalah Ibu Fauziyah,SE.,Msi. Pelatihan yang di laksanakan selama 3 jam dari pukul 10.00 Wib sampai pukul 12.00 Wib, ini diharapkan peserta menguasai dasar-dasar SEM dengan baik dan dapat membuat serta mengolah sebuah model SEM menggunakan AMOS serta mengidentifikasikan peluang penelitian yang dapat diselesaikan dengan model SEM.