Program kuliah kerja nyata merupakan program yang rutin dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai sarana untuk meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam pengembangan dan pendampingan di masyarakat. Pada program KKN kali ini, LP3M UMY menerjunkan banyak mahasiswa ke beberapa lokasi, salah satunya kelompok KKN 130 yang beranggotakan 10 orang mahasiswa di Dusun Pusmalang, Wukirsari, Cangkringan, Yogyakarta. Alien Akmalia, S.E., M.Sc dari Prodi Manajemen FEB UMY mendapatkan amanah untuk menjadi DPL bagi kelompok ini. Tema yang diambil dalam program KKN ini adalah: Optimalisasi Sumberdaya Masyarakat dalam Aspek Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi Kreatif.

Salah satu rangkaian kegiatan KKN yang dilaksanakan di Dusun Pusmalang ini adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan detergent bubuk. “Tujuan dari diselenggarakannya pelatihan pembuatan detergent bubuk ini adalah untuk memberikan wawasan dan ketrampilan bagi warga Pusmalang sehingga dapat menjadi bekal bagi warga sebagai alternatif untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Disamping itu, ada salah satu anggota kelompok kami yang memang sudah memiliki kompetensi dan pengalaman dalam menjalankan usaha detergent bubuk ini.” Ujar muhammad Rizki Zuhdi H sebagai ketua dari kelompok KKN 130.

Pada kesempatan KKN di Pusmalang ini DPL KKN 130, Alien Akmalia, S.E., M.Sc turut berperan aktif dalam memberikan penyuluhan tentang packaging dan manajemen pemasaran dari produk detergent bubuk  tersebut.  Respon warga Pusmalang sangat positif dengan adanya rangkaian kegiatan ini. Diakhir pelatihan, bebarapa warga meminta untuk bisa didampingi dalam packaging produk detergent bubuknya. Permintaan ini disetujui oleh kelompok KKN 130 untuk ikut membantu melakukan pendampingan.

Duladi selaku Kepala Dusun Pusmalang merasa senang dengan kehadiran mahasiswa KKN di wilayahnya. “saya mewakili warga Pusmalang mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa KKN dan Ibu DPL yang telah memberikan tambahan wawasan kepada warga tentang pembuatan detergent bubuk sampai dengan bagaimana mengemas dan memasarkannya. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi warga dan dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan”, sambutannya diakhir pelatihan packagingdan manajemen pemasaran.