Salah  satu wujud kepedulian terhadap permasalahan yang muncul di Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendorong para dosen melakukan pengabdian kepada masyarakat. Sebagaimana program pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh Alien Akmalia., S.E., M.Sc, salah satu Dosen Prodi Manajemen yang membantu menyelesaikan persoalan limbah perca melalui beberapa pembekalan ketrampilan dan pelatihan  di Dusun Joho, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta pada Bulan Maret 2019.

Program pengabdian ini berangkat dari persoalan warga Joho yang merupakan wilayah sentra industri konveksi. Di wilayah ini setiap harinya menghasilkan banyak sekali limbah konveksi, yang lama kelamaan menimbulkan permasalahan. Adanya permasalahan ini menjadi alasan kuat untuk membantu menyelesaiakan permasalahan yang terjadi. Beberapa program  telah dilaksanakan untuk membekali warga dalam mengolah limbah perca yang awalnya merupakan permasalahan menjadi suatu produk yang berdaya guna dan layak jual. Warga dibekali dengan ketrampilan mengolah limbah menjadi beberapa produk, seperti: pouch, aneka bando, jepit rambut anak,  bros, dalaman jilbab dan lain-lain. Selain dibekali dengan ketrampilan membuat produk-produk tersebut, warga juga diberikan pelatihan packaging produk dan pemasaran produk. Sehingga melalui rangkaian program pengabdian ini diharapkan warga Joho tidak hanya terampil dalam mengolah limbah, tetapi juga mampu mengemas produk secara menarik dan dapat memasarkan produk yang mereka buat.

“Adanya program pelatihan yang diberikan bagi warga Joho, khususnya anggota Bank sampah Joho sangat bermanfaat bagi kami. Limbah perca yang dulu hanya kami buang atau diminta orang, sekarang bisa kami olah menjadi berbagai produk yang layak jual. Selain dapat menyelesaikan persoalan limbah, adanya kegiatan dari UMY ini dapat meningkatkan perekonomian keluarga warga Joho. Semoga kedepan masih ada lagi kegiatan-kegiatan serupa yang bisa mendampingi warga sampai benar-benar mandiri.” Ungkap Ibu Titon, Ketua Bank Sampah Joho.